RMI PCNU Banyuwangi Sapa Pesantren, Ajak Santri Sehat dan Gembira di Roudlotussalam
Banyuwangi, NU Online — Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) PCNU Banyuwangi kembali menggelar kegiatan Sapa Pesantren. Kali ini, kegiatan berlangsung di Pondok Pesantren Roudlotussalam, Desa Gunungsari, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Sabtu pagi (22/8/2026).
Kegiatan dikemas dalam bentuk jalan sehat yang diikuti para santri serta siswa-siswi dari seluruh unit lembaga pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren Roudlotussalam bersama keluarga besar pesantren. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus RMI PCNU Banyuwangi yang dipimpin Ketua RMI PCNU Banyuwangi, Dr. KH Ahmad Munib Syafa’at, Lc., M.E.I.
Sapa Pesantren menjadi salah satu ikhtiar RMI PCNU Banyuwangi untuk hadir lebih dekat dengan pesantren. Melalui kegiatan ini, RMI ingin membangun suasana pesantren yang tidak hanya menjadi tempat belajar dan mengaji, tetapi juga menjadi ruang yang sehat, aman, ramah, dan menyenangkan bagi para santri.
Dalam pelaksanaannya, RMI PCNU Banyuwangi menggandeng sejumlah mitra, di antaranya Indomie, Rumah Sakit IHC Krikilan, serta KAFF. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi dalam mendukung berbagai kegiatan positif bagi santri sekaligus memperkuat ekosistem pesantren.
Jalan sehat dipilih sebagai sarana penyegaran bagi para santri di tengah rutinitas belajar, mengaji, dan berbagai aktivitas kepesantrenan. Melalui olahraga dan kebersamaan, para santri diajak menikmati suasana yang lebih santai sekaligus menjaga kebugaran tubuh.
Kegiatan berlangsung penuh semangat dan keakraban. Para santri tampak antusias mengikuti rute jalan sehat yang telah disiapkan. Kebersamaan antara santri, siswa, pengasuh, pengurus pesantren, jajaran RMI PCNU Banyuwangi, serta para mitra membuat suasana semakin meriah.
Sapa Pesantren juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi antara RMI PCNU Banyuwangi dengan pesantren. Kehadiran langsung jajaran pengurus RMI di tengah-tengah santri menunjukkan komitmen untuk terus mendengar, menyapa, dan hadir bersama pesantren.
Pesantren memiliki wajah yang dinamis. Tradisi keilmuan, penguatan spiritual, dan pembentukan akhlak tetap menjadi ruh utama pendidikan pesantren. Namun, hal tersebut perlu berjalan beriringan dengan perhatian terhadap kesehatan, kebersamaan, rekreasi, dan kebahagiaan santri.
Dengan demikian, pesantren tidak hanya menjadi tempat untuk membentuk santri yang alim dan berakhlak, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi generasi yang sehat, percaya diri, bahagia, dan mampu membangun hubungan sosial yang baik.
RMI PCNU Banyuwangi berharap kegiatan Sapa Pesantren dapat terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak pesantren di berbagai wilayah Banyuwangi. Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga tradisi pesantren sekaligus menghadirkan wajah pesantren yang semakin ramah dan relevan bagi kehidupan santri.
Sapa Pesantren: Menjaga Tradisi, Menguatkan Santri, Menghidupkan Pesantren.
Penulis: Moh. Himami Baydarus
Ditulis Oleh
NU Online Banyuwangi
Jurnalis / Kontributor resmi portal berita.
Berita Terkait
Berita
MMPP BANYUWANGI KEMBALI DIGELAR, PERKUAT PERAN PESANTREN SEBAGAI AKAR NAHDLATUL ULAMA
NU Online Banyuwangi
12 Sep 2026
Berita
Muktamar Ke-35 NU Masuki Tahap Krusial, PCNU Banyuwangi Berharap Jadi Momentum Akhiri Polemik
M. Nabil Syadid Al Amin
29 Aug 2026
Berita
Transformasi Dakwah NU: Dari Surau Menuju Dunia Maya
NU Online Banyuwangi
26 Aug 2026